Loading
A group of Balinese people walking in the rain while the season affects the performance marketing of the hospitality business.

Mengapa Musim Dapat Mempengaruhi Performance Marketing Anda?

Desember terasa seperti roller coaster.  Di akhir tahun selalu ada banyak booking. Namun setelah tu, musim hujan akan membuat keadaan sepi. Kinerja marketing  hotel Anda mungkin langsung  menurun karena wisatawan tidak tertarik pada Bali di saat musim hujan. Jangan khawatir, karena Anda bukan satu-satunya yang menghadapi hal ini. Kami telah menguraikan alasan dan beberapa strategi efektif agar hotel Anda bersinar di tengah market yang sepi.


Desember dan Perubahan Musim

Sebagai pelaku bisnis perhotelan, Anda mungkin melihat perubahan besar di pulau ini sepanjang tahun. Di musim ramai, hotel Anda penuh dengan tamu dari berbagai penjuru. Semua orang ingin pergi ke Bali dan bersenang-senang.

Namun begitu high season berakhir, keadaan menjadi sangat sepi. Jalanan dan pertokoan yang tadinya dipenuhi orang kini kosong. Perubahan ini menjadi tantangan bagi setiap kawasan pariwisata khususnya Bali. Dari bulan November hingga Maret, sepertinya tidak ada yang bisa dilakukan hotel kecuali menunggu hujan reda dan menurunkan harga jual mereka.

Mengapa hotel saya kesulitan dengan Performance Marketing disaat Low Season?

Musim hujan terasa sangat menyulitkan. Ketika mendengar kata “Bali”, apa yang terlintas di benak Anda? Pantai, Sawah, dan Matahari bukan? Jika itu yang Anda bayangkan tentang Bali di bulan Desember, lupakan saja. Hujan tidak memungkinkan Anda berselancar atau bahkan menikmati hangatnya matahari terbenam. Tidak heran jika hanya ada sedikit wisatawan saat ini.

“Mengapa hal ini berdampak pada kinerja pemasaran saya?” Anda mungkin bertanya. Statistik dari Badan Pariwisata dan Imigrasi Bali menunjukkan permintaan pada musim ini menurun. Hanya sedikit orang yang ingin datang ke Bali, dan banyak hotel yang “berebut” untuk mendapatkan mereka. Hal ini tentu akan mempengaruhi hotel Anda.

Seorang wanita dengan blus biru memerlukan klarifikasi karena low season berdampak buruk pada pperformance marketing bisnisnya.

Anda harus mengubah strategi karena Anda tidak dapat mengubah musim. Tidak peduli seberapa keras Anda mencoba, tidak peduli berapa banyak uang yang Anda keluarkan untuk iklan, kebanyakan orang tidak akan suka menghabiskan waktu mereka di Bali yang basah dan berlumpur. Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah merombak strategi performance marketing Anda. Ini memang bukan hal yang mudah, tetapi di bawah ini kami telah menyederhanakan langkah-langkahnya hanya untuk Anda

7 Langkah Agar Anda Stand-out saat Low Season

Kehadiran online adalah segalanya. Di era digital ini, click dan lead menjadi hal yang diburu semua pemilik bisnis. Oleh karena itu, untuk bertahan dan berkembang di periode ini, strategi pemasaran berbasis kinerja sangatlah penting. Tapi, ini tidak bisa hanya sekedar strategi biasa. Kita harus berpikir bijak untuk beradaptasi dengan situasi ini. Di sini, kami telah menguraikan 12 langkah taktik yang tepat untuk membantu hotel Anda menonjol selama low season.

1. Promosi dan Paket Spesial:

Tawarkan penawaran menarik seperti potongan harga, penawaran stay jangka panjang, atau paket paket, termasuk fasilitas tambahan seperti spa credits atau pilihan menu dinner. Hal ini dapat memikat tamu yang mementingkan pelayanan ekstra.

2. Targetkan Segmen Pasar yang Berbeda:

Alihkan fokus Anda ke berbagai jenis tamu yang mungkin lebih aktif di saat low season, seperti pelancong bisnis, pensiunan, atau penduduk domestik yang ingin menginap.

3. Sesuaikan Strategi Anda:

Pahami target audience Anda secara mendalam. Pelajari tentang preferensi, perilaku, dan apa yang mereka suka saat menginap di hotel. Wawasan ini akan memandu Anda dalam menentukan pesan pemasaran kinerja untuk memenuhi kebutuhan dari tiap segmen pelanggan yang berbeda.

Seorang pria melihat presentasi di tabletnya mengenai strategi pemasaran untuk membuat low season mempengaruhi performance marketing demi keuntungannya

4. Adakan Event atau Konferensi:

Memanfaatkan ruang hotel dengan mengdakan event, konferensi, atau pertemuan. Hal ini dapat menarik wisatawan bisnis dan organisasi lokal sehingga meningkatkan tingkat booking dan pendapatan.

5. Kolaborasi dengan Bisnis Lokal:

Bermitra dengan atraksi lokal, restoran, dan bisnis lainnya untuk membuat penawaran atau paket bersama. Kerjasama ini dapat meningkatkan daya tarik destinasi secara kedua pihak.

6. Sistem Booking yang Fleksibel:

Terapkan kebijakan pemesanan dan pembatalan yang lebih fleksibel untuk menarik tamu yang mungkin ragu membuat rencana perjalanan karena masihbelum pasti atau ragu-ragu. Fleksibilitas ini dapat menjadi faktor penentu yang signifikan bagi calon tamu.

Baca Selengkapnya: Cara Kerja Web Untuk Booking Hotel

7. Upgrade Program Loyalitas:

Tawarkan insentif khusus atau poin bonus kepada anggota program loyalitas untuk mendorong kunjungan berulang selama musim sepi.

7. Upgrade Program Loyalitas:

4 fungsi Media Sosial yang dapat membalikkan efek negtaif low season agar mempengaruhi performance marketing secara efektif.

Tidak ada gunanya memberikan penawaran bagus tanpa memberi tahu pelanggan anda. Beri tahu mereka tentang tawaran yang Anda miliki. Beri tahu mereka tentang tiap event yang anda adakan. Beri tahu mereka bahwa hotel Anda adalah yang terbaik.

Ketika suatu musim berdampak buruk pada pemasaran kinerja, ingatlah bahwa media sosial memainkan peran penting dalam membalikkan efek tersebut. Hotel Anda dapat menarik audiens dan meningkatkan pemesanan. Ini bukan sesuatu yang mudah, namun kami telah menyederhanakan tekniknya untuk Anda:

Baca Selengkapnya: Strategi Pemasaran Media Sosial Untuk Hotel

Engagement dan Branding

Media sosial adalah alat yang ampuh untuk berinteraksi dengan calon tamu dan tamu saat ini. Bagikan konten menarik, penawaran khusus, dan pembaruan untuk menciptakan kegembiraan dan membangun kehadiran merek Anda.

Tools and Techniques:

  1. Aplikasi untuk membuat konten : Gunakan platform yang mudah digunakan seperti Canva atau Adobe Spark untuk membuat postingan perayaan menarik yang menangkap keunikan hotel Anda.
  2. Aplikasi untuk Penjadwalan: Platform seperti Hootsuite atau Buffer sangat bagus untuk merencanakan dan memposting konten di berbagai saluran media sosial, membantu Anda tetap berhubungan dengan audiens Anda secara konsisten.
  3. Konten dari Pelanggan Anda:  Dorong tamu anda untuk memposting tentang pengalaman mereka dengan hotel Anda menggunakan hashtag khusus. Ini tidak hanya memberi Anda konten autentik tetapi juga memperluas jangkauan/reach Anda.

Jalin Hubungan dengan Pelanggan Anda

Media sosial sangat bagus untuk berkomunikasi langsung dengan pelanggan Anda. Ini adalah alat yang bagus untuk menerima masukan, booking dan pertanyaan.

Tools and Techniques:

  1. Chatbots dan Platform Perpesanan: Gunakan chatbots di platform seperti Facebook Messenger untuk tanggapan cepat terhadap pertanyaan umum dan permintaan booking. Hal ini dapat membuat layanan pelanggan Anda lebih cepat dan efisien.
  2. Social Listening Tools: Alat seperti Brand24 atau Mention dapat membantu Anda melacak apa yang dikatakan orang tentang brand Anda secara online. Dengan cara ini, Anda dapat merespons dengan cepat dan pribadi.

Kolaborasi dengan Influencer

Bekerja sama dengan influencer dapat menunjukkan kepada audiens apa yang spesial dari hotel Anda. Influencer dapat memperluas jangkauan/reach Anda dan menambahkan kepercayaan dari publik pada apa yang Anda tawarkan.

Tools and Techniques:

  1. Platform Influencer Marketing: Platform seperti AspireIQ atau Upfluence dapat membantu Anda menemukan dan bekerja dengan influencer yang cocok dengan merek Anda dan berbicara kepada audiens Anda.
  2. Manajemen Kontrak: Alat seperti Influencity dapat membantu mengelola kontrak dan kolaborasi, memastikan kemitraan yang lancar.

Baca Selengkapnya: 4 Manfaat Influencer Marketing Untuk Bisnis Perhotelan

Analisis dan Targetkan Performance Marketing Anda

Gabungkan data dengan strategi periklanan.

Tools and Techniques:

  1. Alat Analisis: Platform seperti Google Analytics dan Sprout Social adalah kunci untuk memahami bagaimana perilaku audiens Anda , apa yang mereka sukai, dan bagaimana mereka berinteraksi dengan konten Anda.
  2. Periklanan Bertarget: Gunakan Facebook Ads Manager dan Google Ads untuk kampanye iklan yang bertargetkan audiens Anda berdasarkan data yang Anda kumpulkan dari alat analisis.

Bersiap untuk High Season

Musim sepi bukan hanya waktu untuk beristirahat; ini adalah kesempatan emas untuk mempersiapkan audiens Anda untuk high season  mendatang. Bagikan video penawaran, renovasi, atau acara khusus yang akan datang. Hal ini membuat hotel Anda selalu diingat lewat membangun ketertarikan dari  calon pelanggan.

Low-season adalah waktu yang ideal untuk berinteraksi lebih pribadi dengan audiens Anda. Manfaatkan media sosial dan buletin email untuk menceritakan kisah hotel Anda, membagikan konten behind the scene, dan menjaga hubungan dengan audiens Anda. Keterlibatan yang konsisten ini memastikan hotel Anda tetap diingat calon tamu saat mereka merencanakan perjalanan saat high season.

Manfaatkan low season yang tidak terlalu sibuk untuk mengumpulkan masukan dari tamu sebelumnya dan melakukan perbaikan. Hal ini menunjukkan komitmen Anda terhadap kepuasan tamu dan dapat meningkatkan penawaran Anda secara signifikan di masa depan.

Low season adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi dalam strategi pemasaran dan pelatihan staf. Sempurnakan kampanye pemasaran kinerja Anda dan pastikan tim Anda terlatih dengan baik dan siap memberikan layanan luar biasa saat high-season tiba.

Seorang pemilik hotel melatih stafnya selama musim sepi untuk memahami bagaimana musim tersebut memengaruhi performance marketing.

Kesimpulan

Low season sudah pasti mempengaruhi kinerja performance marketing anda. Hal ini tidak bisa dihindari, jadi lihatlah ini sebagai peluang emas bagi hotel Anda untuk bersinar. Raih keuntungan pada periode ini dengan menerapkan pendekatan strategis yang mencakup analisis pasar, promo spesial, dan harga dinamis agar hotel anda menonjol di pasar yang kompetitif.

Gunakan media sosial secara efektif untuk engagement dan interaksi dengan  pelanggan. Manfaatkan musim ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan daya tarik hotel Anda dan menciptakan pengalaman tamu yang berkesan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Dalam performance marketing, Anda hanya membayar saat Anda mendapatkan hasil. Contohnya, jika seorang blogger mempromosikan suatu produk dan seseorang membelinya karena rekomendasinya, blogger tersebut mendapat bayaran untuk penjualan tersebut.

“Performance Marketing” dan “Digital Marketing” mungkin tampak serupa, tetapi keduanya memiliki fokus yang berbeda. Pemasaran kinerja berfokus  untuk mendapatkan hasil angka yang terukur, seperti penjualan atau perolehan prospek. Sebaliknya, pemasaran digital mencakup tugas yang lebih luas seperti branding dan meningkatkan awareness.

Lampaui ekspektasi, jalin hubungan dengan tamu, dan tetapkan standar baru untuk media sosial Anda. Terkadang hal ini dapat membingungkan, jadi biarkan kami membantu Anda menangani Performance Marketing Anda dan meningkatkan angka booking. Di SATUVISION, para ahli kami akan membantu Anda meningkatkan brand exposure, memastikan hotel Anda bersinar paling terang di musim ini.

TEMUKAN LEBIH LANJUT

Hizkia Sihombing, a data-driven storyteller skilled in persuasive narrative and diplomacy. He specialize in using data interpretation to create compelling narratives, fostering connections between individuals and organizations.
Bagikan ke

Kategori Lainnya

  • Blog (199)